![]() |
| (sumber gambar : google) |
Apakah di antara
kawan ada yang berprofesi ibu rumah tangga yang gemar memasak? Berarti sering
ke dapur,
kan? Well, sebenarnya yang bukan IRT bahkan seorang lelaki pun takkan pernah luput
dari kegiatan di dapur. Right? Memasak, menyeduh teh/kopi, mencari sesuatu
untuk dimakan atau bahkan sekadar mengicip-icip … dapurlah tempatnya.
Sebagai tempat
yang cukup krusial, dapur pun tak urung dari kecelakaan-kecelakaan yang
mengintai kita setiap saat, lho. Tidak percaya? Berikut ini akan saya beberkan
beberapa kecelakaan kecil yang
memungkinkan terjadi di tempat paling produktif dan kreatif di rumah tersebut :
- Teriris pisau
Ouuch! Kawan pernah mengalami? Terbayang kan rasanya ketika secara tak
sengaja jari kita teriris pisau saat mengupas bawang misalnya. Apalagi pas
masak kita sambil bbm-an, sms-an, twitter-an, facebook-an, hmmm …
Apa yang biasa kawan lakukan ketika terjadi kecelakaan kecil seperti itu? Kalau saya biasanya mengolesi luka
dengan madu. Tipikal saya, sedikit-sedikit madu, apa-apa madu … Kalau masih
belum puas, baru ambil betadine dan setelah itu jangan lupa memplester luka
agar kegiatan bisa kembali dilanjutkan. Dan lain kali berhati-hatilah ketika
beraktivitas dengan benda semacam pisau. Put
your gadget out of the kitchen and concentrate!
- Tepercik minyak panas
Ouuchh! Kawan pernah mengalami? Sama seperti teriris pisau, rasanya tentu
sakit jugalah. Mau tahu bagaimana pertolongan pertama saya terhadap insiden
semacam ini? Yup, back to you, honey!
Olesi madu. Atau bisa juga dengan membasuh area yang terkena panas di aliran
air keran. Agar suhunya segera normal kemudian lekaslah oleskan madu alih-alih
odol atau yang lainnya, sebagai pertolongan pertama.
- Salah racik/masakan gosong
Kemanisan, keasinan, kegaringan alias gosong. Berapa kali kawan sering
mengalami ini? Apalagi kalau masak sambil ngobrol di telepon atau (lagi)
bbm-an, sms-an, twitter-an, facebook-an. Hmmm… untuk yang satu ini solusi saya
kembali ke poin pertama, put your gadget
out of the kitchen, please!
- Memecahkan barang
Tentunya dalam konteks tak sengaja, bukan yang sengaja (emang ada?
entahlah?). Jika terjadi hal seperti itu biasanya saya akan langsung berteriak
begini, “JANGAN BERGERAK!” kepada seluruh penghuni rumah. Takutnya pecahan kaca
yang menyebar terinjak dan melukai salah seorang dari mereka. Setelah
memastikan situasi aman, saya akan segera mengambil sapu, kantong plastik dan
sehelai kain. Jangan lupa kain yang telah dipakai untuk mengelap lantai pasca
terjadinya perpecahan barang ;p harap dibuang ya!
Demikian
beberapa ulasan singkat saya tentang dapur dan beberapa kecelakaan
kecil yang mungkin terjadi di sana. Mungkin kawan punya pengamatan lain
dan ingin menambahkan?



