25.4.12

Berbagi Pengalaman dan Tips Memilih Franchise (bag. 2) | Risablogedia


Setelah postingan terdahulu saya tentang tips memilih franchise yaitu menyesuaikan budget, menentukan jenis usaha serta menentukan lokasi dan pasar, sekarang markilan mari kita lanjut yaaa J

4. Memilih karyawan

Lepas 3 bulan pertama setelah outlet saya berjalan dengan sangat memuaskan, saya baru berkeinginan serius untuk mencari karyawan. Maklum, dalam hal mengelola usaha saya benar-benar baru belajar. Tadinya saya takut rugi, takut tak bisa membayar karyawan, takut modal tak bisa kembali dan lain-lain. Alhamdulillah, setelah 3 bulan pertama tersebut kepercayaan diri saya meningkat. Ternyata berbisnis itu begini toh, begitulah kira-kira pelajaran berharga yang berhasil saya petik. Terlebih lagi saya sudah hampir mencapai BEP. Modal saya hampir kembali! Benar-benar prestasi terbaik dalam hidup saya, sungguh J

Maka akhirnya bulan-bulan berikutnya saya pensiun menjadi bakul crepes. Ada karyawan yang menjalankan usaha saya. Tugas saya kini hanya mengawasi. Saya kira mengawasi itu adalah hal yang mudah, namun kenyataannya tidak seperti itu. Well, tergantung sifat dasar karyawan juga sih. Saya pernah mengalami beberapa kali gonta ganti karyawan dengan dinamika masalahnya. Paling banyak adalah karyawan yang tidak amanah. Yang suka diam-diam nilep uang jualan. Hikmah bagi saya yang sempat mengelola sendiri outlet adalah saya tahu persis mekanisme pengeluaran dan pemasukan tiap harinya. Jadi kalau ada selisih sedikit saja pasti ketahuan. Susah kalau mau ngeles he he he.

Buatlah aturan main yang tegas, enak bagi kita, enak juga bagi karyawan. Agar kita senang, karyawan juga tidak merasa terdholimi dan berpikir dia yang capek kerja kita yang terima uangnya.

Ah iya, apabila suatu waktu ada karyawan kita yang telah susah payah kita bina, kita ajari, tiba-tiba keluar ingin mandiri dan membuka outlet sendiri, jangan marah, berlapang hatilah, anggap saja amal jariyah. Okeyyy…

5. Ketika Usaha berjodoh dengan Rezeki

Ketika secara maksimal kita telah mengerahkan segala kemampuan dan usaha kita dalam rangka menjemput rezeki dan ternyata berjodoh alias penghasilan lancar, maka bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan-kemungkinan berikut :
  • Uang sewa tempat semakin naik

Ini adalah salah satu resiko ketika usaha kita statusnya nebeng di tanah orang lain. Ketika bisnis berkembang biasanya induk semang akan menaikkan harga sewa. Tipikal … J Maka beruntunglah jika kamu memiliki tempat sendiri semisal ruko atau tempat strategis lainnya yang tidak perlu memikirkan harga sewa tempat.
  • Pesaing akan berdatangan

Ada ungkapan jika memang rezeki tidak akan lari kemana pun. Benar, tidak diragukan lagi! Tapi bukan berarti dalam sebuah rule of biz *deuuhh bahasanya!* lantas bisa berlaku seenaknya. Mentang-mentang bisnis sejenis franchise ini cukup murmer modalnya dan laris di kalangan anak sekolah maka akhirnya yang lain pun mendatangkan satu, dua, tiga bahkan empat outlet baru dalam kantin. Iklimnya menjadi super panas, tidak ideal lagi.
  • Melihat saat yang tepat : Ada mula ada akhir

Kombinasi antara naiknya harga sewa, pesaing bertambah sementara pasar segitu-segitu juga, maka pada akhirnya saya pun memilih goodbye saja. Cukuplah dua tahun menjadi sebuah pengalaman super berharga bagi saya. Terlebih lagi mumpung outlet saya masih ada nilai jualnya maka saya pun akhirnya melepasnya dengan harga nyaris mendekati harga beli semula. Meneruskannya kepada yang lebih muda, yang pernah saya bahas sedikit profilnya di sini J

(Hingga tulisan ini dibuat saya masih belum menemukan pengganti kegiatan bisnis saya. Justru sekarang saya malah senang menulis, sebuah aktifitas yang sangat menyita waktu namun tidak (belum) menghasilkan materi sebanyak waktu yang dihabiskan. Tapi secara batiniah, kepuasannya puolll :D. Fyi, saat ini saya tertarik menjajaki bisnis pendidikan, jadiii … jika di antara kawan-kawan ada yang punya pengalaman atau tips merintis jenis usaha tersebut sudilah kiranya berbagi kepada saya ^_^)

bye-bye gerobak ^_^
<fin>

10 komentar:

  1. maksih telh berbagi pengalamn daam usaha...moga makin sukses aku msih belajar lum ke dunia usaha karna jadwal padat maka aku cari wawasan dri orng yg mau curhat gtu,,,,http://insanicita.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. perjanian harus jelas diawal yadgn karyawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah kira-kira, mba lidya :)

      Hapus
  3. kayaknya untuk mndatang postingannya bagaimana memilih karyawan yang baik.. hehehhee

    BalasHapus
  4. manteb nih,,,,
    suka deh ma postingan yg ini
    :D

    BalasHapus
  5. Komentar saya kemarin kok hilang padahal saya tanya berapa modal awalnya.Masuk spam ya ??
    terima kasih infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga hilang, dhe. ada di postingan bagian 1 ;p
      modal awalnya sekitar 8 jutaan ...

      Hapus