21.1.12

Renungan : Berani Anggarkan Dana Berapa Untuk Ini???

Berjarak sekitar 5 km dari kantor bupati…
Berjarak sekitar 70 km dari ibukota negara…

sumber gambar disini

Foto dan berita tentang anak-anak sekolah yang tengah (hampir) bergelantungan meniti jembatan rusak di daerah Lebak ini sudah saya lihat dan dengar sejak beberapa hari lalu. Miris, sedih, melongo hampir tak percaya, campur aduk jadi satu rasanya dalam hati. Anak siapakah mereka? Bagaimana kalau (naudzubillah) jatuh?

Kemudian beberapa hari setelah itu, saya pikir, dalam sisa-sisa harapan dan keapatisan saya  terhadap para pengelola negeri ini, jembatan tersebut telah akan mulai diperbaiki. Minimal, di media saya akan menemui kembali berita tentang jembatan rusak ini dengan latar belakang reporter yang melaporkan berupa bulldozer atau tumpukan material untuk membangun jembatan. Dengan disertai laporan bahwa pemda hingga pempus dengan sigap akan segera membangun kembali jembatan tesebut. Namun betapa kagetnya saya karena berita yang saya temui justru bertajuk seperti ini, “Indiana Jones ala Lebak” yang artinya jembatan itu masih seperti itu dan anak-anak itu masih menyeberangi jembatan tersebut dengan segala resikonya. Alamak … Beritanya bahkan sudah disoroti oleh media asing!

*malu*
Bukan dalam artian pipi bersemu pink dan tertunduk sembari tersenyum bahagia, tapi malu serupa burung onta membenamkan muka ke tanah.
*malu*

Bayangkan kalau, berita itu sampai ke media asing HANYA dengan topik : Lihat, betapa dahsyat semangat anak-anak Indonesia untuk menuntut ilmu. Meski jalurnya menjadi ekstrim tapi tidak menyurutkan langkah mereka untuk meraih masa depan. Dengan diiringi reportase, saat berita ini diturunkan pemerintah Indonesia telah melakukan perbaikan signifikan terhadap jembatan Indiana Jones ini. Keren, kan?

Tapi apa coba? Tidak ada reportase yang menyebutkan pemerintah bertindak seperti itu … bahkan mungkin baru sekarang setelah beritanya terkenal ke luar negeri barulah pemerintah akan mulai turun tangan. Mungkin lho ya…

Duh aduh … ternyata lebih penting renovasi ruangan banggar, toilet dan istana ya dibandingkan nyawa yang masih bersemayam dalam semangat anak-anak kita di atas jembatan rusak ala Indiana Jones ini…

23 komentar:

  1. sangat miris memang melihat kenyataan pendidikan di indonesia,bngunan skolah yg ambruk sdangkan disudut sana dpr merenovasi toilet 20milyar,bnggar dpr merenvasi ruangan 20milyar,rnvasi istana 10milyar anggaran yg sngat fantatis..tp td sore saya nntn bsk akan diperbaiki jmbtan itu,bupati stmpat sudah menjanjikan.smga bkn skdar janji.

    BalasHapus
    Balasan
    1. disitulah letak kekesalan saya, mengapa tindakan itu tidak diambil satu detik setelah laporannya sampai, bukan setelah berhari2 dan telah menyebar luas :(

      makasih dah berbagi opini ya :)

      Hapus
  2. ya, 2 hari yang lalu kalo gak salah saya liat di Tivi, dan tadi sore liat di fb. Mantap mbk, ini sudah termasuk kritik jurnalisme masyarakat.. saya ingin turut serta..

    blogwalking malem

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari turut serta, ade :)

      makasih udah berbagi opini :)

      Hapus
  3. banyak yg posting mengenai ini ya. seharusnya berlomba2 memperbaiki jembatan ini ya daripada dananya dipakai yg tidak berguna

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, betul mba lidya...

      makasih udah berbagi opini :)

      Hapus
  4. benar2 ironis ya negri ini..
    apa gara2 masyarakat sekarang terlalu diciptakan untuk mementingkan diri sendiri ya ketimbang lingkungan sekitar, saya yakin jika masyarakat masih berjiwa bergotong royong segala hal bisa teratasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pemerintah juga yang nggemesin, herry :)

      makasih udah berbagi opini ya.. :)

      Hapus
  5. ga bisa komentar. semoga menjadi renungan kita bersama.

    BalasHapus
  6. ga bisa koment mba. semoga menjadi renungan bersama

    BalasHapus
  7. itulah kenyataan di negeri kita mbak risa...orang kecil selalu menderita...sedangkan pihak-pihak yang berkuasa pun sepertinya hanya memikirkan kepentingan suatu golongan saja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an tidak selamanya seperti ini, ya?
      *sigh*

      Hapus
  8. Salam kenal dari Nak-kanak Blogger Madura - Plat-M :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal kembali...
      senangnya dikunjungi ... ^_^

      Hapus
  9. dengar2 katanya dianggarkan 1 m buat jembatannya, mbak. hihihi. emang indonesia 'latah', baru bertindak setelah orang cuap2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. itulah yang nggemesin ... huuuhuu

      Hapus
  10. masih mending tu dianggarkan... daripada tu mubazir buat benerin toilet DPR...

    BalasHapus
    Balasan
    1. padahal toiletnya udah bagus juga ya? sementara jembatan ini nyata2 rusak dan mengancam nyawa..

      Hapus
  11. Salam Kenal ya Mbak,
    maaf gak bisa ngasih komentar untuk opini ini, dengar beritanya aja udah cukup jadi renungan untuk bangsa ini.. :D
    Century 21 Broker Properti Jual Beli Sewa Rumah Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal kembali..
      makasih udah berkunjung kemari :)

      Hapus
  12. iya mbak, masih lebih penting kursi dan toilet buat orang-orang penting
    dibanding jembatan untuk masa depan Indonesia
    bikin koin jembatan bisa gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau koin udah kurang greget deh..
      gimana kalo batu kerikil aja? buat pondasi jembatannya? he he he

      Hapus