25.1.12

Bisnis Online : Lelang, Jual, Untung

Di dunia yang serba online dewasa ini hampir segala hal telah di-online-kan. Dari mulai jalinan pertemanan, sarana pendidikan/pelatihan misalnya sekolah blog, hingga jual-beli alias bisnis, semuanya memanfaatkan sarana online baik untuk sekadar promosi saja maupun keseluruhan pelaksanaannya. Pada kesempatan ini saya ingin mengupas sedikit mengenai bisnis online yang kini marak bak jamur di musim penghujan dengan cakupan bahasan tentang pengertian, studi-kasus dan beberapa tips ringan.

Pengertian Bisnis Online
Bisnis online secara sederhana dapat diartikan sebagai proses transaksi jual-beli dimana pihak penjual dan pihak pembeli tak perlu saling bertemu dan bertatap muka secara langsung. Semuanya dilakukan melalui media internet mulai dari proses penawaran produk hingga terjadi transaksi.

Sehingga salah satu keuntungan dari bisnis online ini adalah luasnya cakupan pasar yaitu meliputi seluruh wilayah di dunia yang dapat dijangkau internet atau bisa dikatakan seluas internet memandang. Adapun  keuntungan lainnya tentu saja adalah meminimalisir dana untuk kepentingan pengadaan/penyewaan tempat. Bisa diilustrasikan seperti ini, biaya sewa tempat satu bulan untuk space tenant berukuran 1 x 1 m di sebuah mal besar di bilangan Panakukkang, Makassar adalah sekitar 1,6 juta rupiah (itu adalah gambaran kisaran harga tahun lalu entah sekarang). Bandingkan dengan para pelaku bisnis online yang sangat memungkinkan bebas biaya sewa untuk showroom produknya, tentu bila mereka memilih media online gratis untuk ‘menggelar’ produknya seperti facebook, twitter maupun blog gratisan.

Studi-kasus : sebuah contoh nyata bisnis online
Untuk keperluan penulisan ini saya berkesempatan mewawancarai seorang pelaku bisnis online yang berbaik hati mau meluangkan waktu dan pengalamannya. Namanya Bapak Muhtar, beliau sebenarnya adalah seorang karyawan BUMN namun bisnis online juga dilakoninya sebagai usaha sampingannya. Berawal dari sekadar iseng mencari barang di internet, atau lebih tepatnya coba-coba mengikuti lelang di ebay, beliau berhasil mendapatkan barang untuk dijual kembali. Produk yang ditawarkannya adalah gadget Android high-end dengan teknologi CDMA yang mana pasarnya masih merupakan blue-ocean di Indonesia. Menggarap peluang ini, yang dilakukan secara online, Bapak Muhtar sanggup meraup omzet hingga puluhan juta rupiah dengan margin keuntungan sekitar 10 sampai 15 persen setiap bulannya. Fantastis, kan? Padahal yang dilakukannya ‘hanya’lah mencari produk di ebay, membelinya, kemudian memanfaatkan forum komunitas online untuk memasarkannya. Tanpa perlu mengganggu kesibukannya sebagai seorang karyawan beliau berhasil memperoleh penghasilan dobel berkat bisnis online. Seperti itulah kira-kira salah satu realitas bisnis online yang tentu saja diluar sana masih banyak contoh aneka jenis bisnis yang dilakukan secara online yang menghasilkan keuntungan lebih dahsyat.

Tips Bisnis Online
Akhirnya sebagai penutup tulisan ini saya akan mencoba merangkum tips ringan mengenai bisnis online baik dari sudut pandang penjual maupun pembeli. Dari sudut pandang penjual, tips ini Insya Allah akan berguna untuk menghindari kerugian baik berupa kehilangan modal maupun pelanggan. Sedangkan dari sudut pandang pembeli, untuk menghindari kekecewaan atas produk yang akan kita beli.

Tips untuk Penjual
  • Bila pasokan produk kita dapatkan dari pihak lain yang juga online, seperti contoh kasus pada Bapak Muhtar diatas yaitu melalui situs lelang ebay, maka pastikan sumber kita tersebut dapat dipercaya. Salah satu indikatornya adalah kita bisa mengecek umpan balik yang diberikan oleh para pembeli terdahulunya. Pastikan tidak ada komentar negatif tentang calon pemasok produk kita ini.
  • Ketika kita membuat penawaran produk, pastikan kita benar-benar mendeskripsikan produk dengan sedetail mungkin. Selain dilengkapi foto, spesifikasi produk, harga produk, dan ongkos kirim, yang terpenting adalah bila ada cacat pada barang maka kita tak boleh menyembunyikannya namun justru menginformasikannya kepada pelanggan dengan kompensasi mendapatkan diskon misalnya. Selain menghindarkan kekecewaan pelanggan juga dosa bila hal itu dilakukan!


Tips untuk Pembeli
  • Pastikan bahwa tempat kita membeli produk adalah situs/akun yang dapat dipercaya. Pelajari terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.
  • Meskipun online tetaplah teliti sebelum membeli. Yakinkan dulu bahwa kita benar-benar memahami deskripsi dari produk yang akan kita beli, agar tidak kecewa kemudian.
  • Jangan tergiur oleh penawaran harga yang jauh di bawah standar, misalnya untuk produk gadget karena biasanya hal itu adalah penipuan.


Saya rasa demikianlah sedikit yang bisa saya kupas mengenai bisnis online. Salam sukses selalu dan selamat berbisnis online. J




4 komentar:

  1. setiap bisnis tentu ada keuntungan dan kerugiannya. termasuk bisnis online ini.

    BalasHapus
  2. wah bisa dicoba tu bisnis online....

    BalasHapus
  3. bisnis online kayaknya cukup menggiurkan ya mbak...tapi sepertinya juga rawan tindak penipuan ya...

    BalasHapus