24.3.13

Manggis, Matoa, dan Rambutan Hitam


Ada banyak jenis, aneka ragam buah-buahan tropis dengan segala keistimewaannya. Tiga di antaranya, setidaknya dalam pandangan saya, ada yang memiliki sebuah persamaan ditinjau dari kulitnya. Apakah itu? Warnanya! Unik, eksotis.... hitam. Berikut ini dengan setulus hati,  saya persembahkan tiga jenis buah tropis berkulit hitam; manggis, matoa, dan rambutan hitam, khusus untuk kawan blogger semua :)

  • Manggis

Buah berkulit hitam ini, kalau boleh saya membuat perumpamaan, maka ia ibarat soal ujian yang lengkap dengan kunci jawaban. Iya, coba saja hitung ruas-ruas di bagian dasar buah lalu cocokkan dengan isi di dalamnya. Pasti benar! Saya bahkan belum pernah mendengar testimoni semisal, kunci jawaban manggis saya meleset, tidak sesuai dengan jumlah butir di balik cangkangnya...


Apapun itu, si tebak-tebak buah manggis ini, khasiatnya sangat dahsyat lho. Selain kandungan antioksidannya tinggi, ia juga berguna untuk memperbaiki fungsi pencernaan, salah satu buah-buahan yang baik membantu melancarkan b.a.b.

Dan yang pasti kulitnya hitam...

  • Matoa



Ada yang pernah mencicip buah yang satu ini? Buah hutan mungil asli dari Papua ini banyak dijual di tepi pantai Dok 2, Jayapura. Setidaknya menurut pengalaman saya beberapa tahun lalu ketika masih tinggal di sana. Harganya, cukup fantastis, sekitar 25 ribu hingga 50 ribu sekilo. Variannya cukup banyak, salah satu yang terfavorit adalah matoa kelapa.


Rasanya bagaimana? Soal rasa, menurut indera pencicip saya, ia seperti gabungan lengkeng, rambutan, dan durian dalam satu kesatuan. Subjektif memang tapi seperti itulah menurut saya. Kalau tak percaya silakan buktikan sendiri ke sana :)

Dan yang jelas kulit buahnya pun kehitaman.

  • Rambutan hitam

Seolah tak percaya ketika pada suatu hari, adik saya mengatakan bahwa ia punya oleh-oleh rambutan hitam untuk saya. Dari Polewali. Saya pikir dia bercanda. Mungkin maksudnya rambutan kering sampai-sampai kulitnya menghitam. Namun rupanya tidak, sama sekali tidak. Rambutan itu sungguhan hitam kulitnya!

Dan menyadari tidak tiap saat saya bisa menemui buah semacam itu, dengan segera saya abadikan saja satu dari tiga jenis buah tropis berkulit hitam itu! :D



Selain itu, saya pun sempat gugling demi memastikan ketenangan jiwa raga saat mengonsumsinya. Dan rupanya memang ada rambutan semacam itu, dan aman untuk dimakan. Rasanya? Cukup berbeda dengan rambutan merah. Asem-asem manis menyegarkan daann tidak ngelotok :)

Jadiii demikianlah, sudah saya ganjilkan laporan pandangan mata atas tiga jenis buah tropis berkulit hitam; manggis, matoa, dan rambutan hitam. Pernahkah kawan mencicipi ketiganya?

(Postingan penuh rasa syukur ini untuk memeriahkan 'Syukuran Rame-rame' Mama Calvin, Little Dija, dan Acacicu)


33 komentar:

  1. hmm ... jadi ngeces lihat gambarnya :) Pernah dioleh-olehin matoa tetangga, pas pingin lagi muter cari ngggak nemu, bahkan namanyapun banyak yang enggak tahu. memang kalau di Jawa susah ya cari matoa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa... susah .. di makassar juga ga pernah nemu..
      eh tapi ada lho tetangga sekompleks saya yang berhasil nanam pohonnya di halaman, berbuah pula!

      Hapus
  2. Dari keriga buah datas aku belum pernah makan rambutan hitam. Terima kasih ya sudah ikutan syukuran rame-rame

    BalasHapus
  3. aku baru tahu tentang matoa setelah menikah karena ternyata suamiku dulu melihara tanaman matoa di depan rumahnya. jadilah dia berusaha nyari buah matoa di fruits store. Tapi, matoa yang di fruits store itu masih pada hijau belum berwarna hijau. jadi, harus dibiarin dulu beberapa hari di rumah biar matang alias hitam.

    nah.. kalo rambutan hitam aku belum pernah coba. Beli dimana ya? Itu produk indonesia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wealaahh komen mba ade kok nyangkut di spam ya? -_-

      kalo yang itu kemarin dibawa adikku dari polewali mbak, rambutannya..
      entah juga dia dapet dari mana jadi aku ngga berani bilang produk asli indonesia
      tapi kemungkinan sih iya... :)

      Hapus
  4. di hutan sini juga banyak buah aneh aneh yang aku ga tau namanya
    abis di jawa ga ada
    tapi ga berani metik sendiri tanpa ditemani orang sini
    pernah nekat asal embat ternyata rasanya pait...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, menarik itu, mas.. ayo dibuat reportasenya :)

      Hapus
  5. belum.. udah prnh makan manggis n matoa.. rambutan hitam yg penasaran nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo, dibayangke sik yo mba hehe

      Hapus
  6. aku pernah makan matoa itu... rasanya unik sekali yaa
    enak sih, cuman belom akrab disini...
    kalo rambutan hitam belom pernah tuh
    pingiiin deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mba elsa .. unik :)
      kalo nurutku ya gitu, kayak makan lengkeng, rambutan dan duren sekaligus :D

      Hapus
  7. dija sukaaaaaaaaaaaaa sama manggis looh Tante..
    tapi yang kecil kecil yang gak ada bijinya
    hehehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. uhh dija tau ngga, te' pernah kelolotan itu bijinya yang guede! glek! sakiiit banget di leher T.T

      Hapus
  8. aku suka manggis, mba. tapi belum pernah coba matoa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo ada temen di papua coba sekali2 nitip, la :))

      Hapus
  9. Terima kasih Mbak Marisa, atas partisipasinya di acara sederhana bertajuk SYUKURAN RAME-RAME.

    Penjuriannya sederhana saja, terdiri atas tiga tahap:

    1. Kesesuaian dengan tema (dan memenuhi persyaratan GA)
    2. Diksi dan penulisan
    3. Imajinasi (sudut pandang, dll)

    Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 1 April 2013

    BalasHapus
    Balasan
    1. njih, mas ... ditunggu pengumumannya :)

      Hapus
  10. kunjungan perdana..
    blog dan tutornya sangat menarik gan..

    oy jika berkenan saya ingin mengajak agan untuk saling follow.

    BalasHapus
  11. waduh saya kira tuh rambutan yg udah busuk mbak, ternyata ada ya rambutan warna hitam, baru tau ..haha
    slm kenal y mbak :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga kaget pas pertama lihatnya hehe
      salam kenal kembali :)

      Hapus
  12. mau donk matoa-nya ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sila dibayangin gambarnya dulu hehehe

      Hapus
  13. rambutan hitam sy blm pernah coba

    BalasHapus
  14. Aaah Icha ... cuma posting bikin ngiler saja ... aslinya mana ? :D
    Itumi asalnya "tebak2 buah manggis" di'. Saya baru ngeh.

    Eh, masjid Terapung sudah ditempati akad nikah lho Sabtu kemarin. Dan kata penjual kaki lima yang "magang" di depan masjid itu, baru kali itu dipake buat akad nikah. Tebakan Icha tentang dipakai akad nikah, sudah ada yang mewujudkannya!

    BalasHapus
  15. Aku suka semuanya apalagi matoa beuh manis banget disini ada juga lho pohonnya ..

    BalasHapus
  16. Waduh, belum kenal rambutan hitam nih.. jadi penasaran...

    BalasHapus
  17. aku baru denger ada rambutan hitam? gimana ya rasanya? jd penasaran pengen nyoba. . .

    BalasHapus