8.12.12

OSN Pertamina : Ajang Unjuk Prestasi Anak Negeri

OSN Pertamina atau Olimpiade Sains Nasional Pertamina merupakan sebuah kompetisi bagi para mahasiswa di bidang sains yang diselenggarakan oleh PT Pertamina yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia. Di tengah seliweran berita yang terkadang membuat telinga terasa pekak, demo anarkis, kerusuhan bahkan tawuran, ajang ini menjadi semacam oase yang menyejukkan. Mendengar bahwa para generasi penerus bangsa saling adu prestasi, baku hantam pemikiran untuk dipersembahkan sebagai kontribusi terbaiknya sungguh menjadi secercah harapan bagi masa depan bangsa ini. Rupanya masih ada asa di sana.


Menilik secara objektif kompetisi ini, bagi pihak yang memprakarsai tentunya terselip harapan besar di balik program Olimpiade Sains Nasional yang ditujukan bagi para mahasiswa dengan latar belakang sains ini, selain sekadar sebagai tanggung jawab moral dalam hal ini PT Pertamina (Persero) terhadap masyarakat sebagai bagian dari program CSR perusahaan. Harapan agar lahir saintis-saintis muda yang memahami betul disiplin ilmu yang mereka tekuni sehingga pada akhirnya akan menghasilkan penemuan-penemuan baru dalam bidang ini.

Sementara bagi pihak peserta, kiranya ajang ini akan menjadi wadah pembuktian intelektualitas mereka di antara sesama civitas akademika di seluruh Indonesia. Terlebih lagi memasuki tahun kelima pelaksanaan kompetisi ini pesertanya telah mencapai 19.000 orang. Selain gengsi tentu juga menjadi investasi pribadi bagi masa depan mereka. Bukan semata soal hadiah yang diperebutkan yang mencapai besaran 2,8 Milyar, ada hal lain lagi yang tentunya lebih menggiurkan terutama bagi para pemenang. PT Pertamina menyebut akan memberikan privilege kepada para pemenang ketika kelak mereka ingin berkarir di perusahaan tersebut. Di zaman sekarang penghargaan khusus seperti ini tentu menjadi sesuatu yang sangat berarti. Bahwa prestasi anak negeri sudah selayaknya diberi tempat istimewa terutama di dalam negeri sendiri. Sehingga  tak perlu terjadi putra-putri terbaik bangsa  ‘membelot’ dengan membawa otak brilian mereka ke luar negeri hanya gara-gara di luar sana lebih menghargai kerja cerdasnya,

Salah satu kategori yang dikompetisikan dalam Olimpiade Sains Nasional Pertamina yang telah diselenggarakan sejak 5 tahun lalu ini adalah di bidang science project. Sebuah terobosan yang cukup cerdik mengingat hasil pemikiran para pesertanya tentu sangat aplikatif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh saja, karya dari sang pemenang, Grandprix Thomryes yang berjudul “Aplikasi Zeolit Alam Indonesia dan Na-Zeolit Alam Indonesia sebagai Katalis Rengkah Polietlena menjadi Fraksi Minyak Bumi”. Selain sangat sinkron dengan jargon ‘Mencetak Generasi Sobat Bumi Berprestasi’ yang diusung PT Pertamina sebagai tema OSN tahun 2012 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati miladnya yang ke-55, dalam kehidupan sehari-hari aplikasi semacam ini memang sudah sangat dibutuhkan. Di antara melimpahnya limbah plastik dewasa ini, mengingat rasa-rasanya hampir seluruh aspek kehidupan kita dirajai oleh plastik, semoga saja proyek ini benar-benar dapat direalisasikan segera. Pun hasil karya para peserta yang tidak menjadi juara, tentunya bukan berarti buruk. Menang atau tidak ini hanya soal kompetisi sehingga harus dipilih juaranya. Namun sebuah mahakarya tentu baru benar-benar berguna jika telah ditindaklanjuti. Dan yang terpenting adalah untuk membuktikan bahwa para generasi muda Indonesia pun mampu menghasilkan kontribusi positif bagi umat manusia.

Semoga di masa mendatang Olimpiade Sains Nasional Pertamina ini akan semakin berkembang bahkan merambah hingga ke bidang ilmu yang lain dengan cakupan tingkatan peserta yang lebih luas lagi.


12 komentar:

  1. Untuk lomba kah mbak?
    Eh wow banget yang ikut 19000 @.@

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh namanya sudah bukan 'tebak ini siapa'
      sejak kapan, un? aku lagi jarang ngeblog soale ...

      Hapus
    2. Una suka ganti2 nama. Sebelum 'tebak ini siapa' dia pakai nama Untje ini :D
      *eh malah komentarin Una, bukan tulisannya*

      3 besarnya itu dari mana saja ya?

      Hapus
  2. waduh ga bakalan nyangkut kalo aku ikut...

    BalasHapus
  3. Seandainya makin banyak yang peduli seperti Pertamina ini, maka makin banyak lagi peluang bagi siswa atau mahasiswa yang muncul ke permukaan. Jika menunggu OSN yang dikelola Depdiknas akan sangat lama

    BalasHapus
  4. Setuju bangeeet...., "generasi penerus bangsa harus saling adu prestasi dan baku hantam pemikiran". Saya suka dengan pilihan diksi ini, Mbak Risa.

    BalasHapus
  5. CSR itu istilah lain'a adalah strategi marketing dengan cara halus :)
    menurut saya pribadi,orang pintar dengan kimia lebih suka ke Chevron atau Shell soalnya tunjangan dari A-Z menjamin beda sama Pertamina :)

    BalasHapus
  6. tadinya aku mau ikutan yg ini, tp gak sempeeet....
    moga sukses, mba ^^

    BalasHapus